GIG REPORT
Aggi/Neshband/TexasTwo/Echan.snn
gig Presente 3 dari Disanorak/Heavenpunks kembali di helat yang juga sekaligus sebagai perayaan showcase Aggi pasca rilis EP terbaru mereka dengan band pendukung, Neshband, Texas Two dan Echan.
Acara berlangsung di Studio Pangpol51, sebuah venue yang buat saya pribadi adalah sebaik-baik nya venue acara musik. Tidak besar pun tidak terlalu kecil juga, tempat paling ideal buat gig indiepop yang di organize secara mandiri. Saya datang sekitar jam 7 malam bersama seorang teman, karena kami kadung terlalu cepat tiba di venue maka kami melipir ke warung kopi terdekat untuk bersantai sejenak, dan bertemu teman-teman yang cukup familiar, sebab acara di mulai pukul 8 malam.
Echan menjadi penampil pertama malam itu, sejujurnya saya pikir penampilan Echan malam itu hanya selingan. Ia bernyanyi beberapa lagu top 40 macam Sally Cinnamon nya The Stone Roses sampai Lou Reed dengan versi bahasa indonesia, penuh humor membuat audience yang menyaksikan ia bermain tertawa. Menyenangkan, salah satu hal yang gak akan pernah kalian temui di gig super serius dengan gelontoran sponsor kapitalis yang marak hari ini.
Neshband jadi band kedua malam itu, memainkan beberapa set hit mereka. indiepop dengan khayalan naivety khas teenager yang lagu jatuh cinta sama crush nya. Saya tau bagaimana Ganesh menulis pop, buat saya ia salah satu orang yang mampu menulis musik pop yang baik entah itu bersama Neshband atau The Silent Love. we love Ganesh forever. amr
Salah satu alasan saya hadir malam itu adalah karena ingin menyaksikan gig pertama Texas Two, bersyukur saya bisa datang disana. Buat sebagian orang yang menyaksikan mereka malam itu pasti setuju bahwa Texas Two adalah promising pop group pasca Sex Sux dengan style dan attitude yang serupa. short fast noisepop minimalis dengan durasi lagu yang mayoritas hanya 1 menit. Saya sempat mengira kalau mereka bakal memakai set drum via digital dari laptop or sejenis nya. Tapi dugaan saya salah ternyata mereka bermain dengan set drum ala Laura McPhail. they're blew me away. Musik mereka penuh noise, ketukan drum yang bahkan terdengar lebih baik dari Ikmal Tobing, penuh rasa canggung, twee as fuck. Saya gak heran kalau Tiok bilang ke Ando dan saya "gitu dong...." dan melabeli mereka Untune popstar. Malam itu sekali lagi saya percaya bahwa indiepop poseurs di luaran sana banyak nya bukan main, claim sana sini, trying to be famous, etc. namun di satu sisi masih ada band seperti Texas Two dengan antusiasme serupa dengan apa yang saya yakini tetap ada bagaimana pun keadaan scene hari ini. semoga akan ada gig selanjutnya dari mereka di kemudian hari.
Aggi menutup malam itu dengan set semua diskografi mereka di mainkan, beserta satu lagu cover dari early My Bloody Valentine "Lovelee Sweet Darlene". Entah sudah berapa kali saya menyaksikan Aggi secara langsung, perasaan saya masih tetap sama pada mereka sejak pertama kali. Seperti tagline mereka di Heavenly Option; "Aggi is the best pop group, after Sharesprings". Saya mengamini itu sejak saat itu.