Friday, January 2, 2026

indiepop still alives, and will always! Album Reviews (2026)

2026 baru berjalan 2 hari, tapi sudah ada 4 kandidat best indiepop record of the year dalam kepala saya. Agak terburu-buru? mungkin saja. Tapi buat mereka yang dig it "what true meaning pop is" pasti akan setuju sama ucapan saya tadi. Saya gak akan pernah membiarkan pendapat saya yang akan selalu subjektif terhadap apa yang saya cintai, tak pernah tersampaikan. Sekalipun tanpa pembaca satupun, saya akan tetap menulis opini saya terlebih terhadap sesuatu yang saya sebut antusiasme. Kamu gak akan pernah mampu membayar semua antusiasme dalam hal apapun dengan materi, disini dalam konteks indiepop. 


1.  The Interpretation Cultures  - There's a Light that I Will Never Have 


 

Debut LP dari Makassar pop darlings, 14 track indiepop straight to yer heart yang di rekam dan di tulis dengan baik. Saya cukup terkejut dengan apa yang mereka lakukan di kota asal mereka, sesuatu yang cukup membuat saya mengerenyitkan dahi karena kepalang senang bukan main ada band serta kolektif seperti yang The Interpretation Cult lakukan di Makassar. Band ini cukup rajin merilis sesuatu mulai dari Single, EP, sampai Kompilasi pun semua dilibas. Hal yang sudah seharusnya banyak band lakukan hari ini tanpa perlu menunggu record label datang untuk menjilat karya kalian bak lintah. 

2. The Fabulous Friend - A Little Spring of Gentle Pop





















Dari awal saya mengenal Eko, saya adalah salah satu penggemar militan label besutan nya yang satu ini. Eko selalu menemukan gems di setiap rilisan yang ia rilis bersama Shiny Happy. A Little Spring of Gentle Spring adalah bukti bagaimana ia mengkurasi label nya dengan sangat amat baik, selalu mengutamakan pilihan dari hati nya dalam merilis sebuah band. Eko paham betul dengan apa yang ia gagas dan jalani, The Fabulous Friend sudah jelas jadi best pop act in 2026 buat saya. Kalau kamu akrab sama rilisan-rilisan Labrador, saya pastikan kamu menemukan cara membayangkan berjalan-jalan menuju pengalaman pop heaven dengan bahagia.





3. Strawberry Punks Vol. 6 - Disanorak Compilation























Seri kompilasi paling progressif yang pernah hadir dari scene indiepop lokal kembali menjalankan tradisi tahunan nya. Disanorak merilis Strawberry Punks Vol. 6, di tahun 2026. 
Kamu harus nya sadar, tanpa kompilasi ini mungkin kamu gak harus heran kenapa Grrrl Gang bisa make it big hari ini. Saya menemukan band-band yang sebelum nya gak saya discover lewat kompilasi ini. Seperti band bernama Egofatum yang muncul di Vol. 3 dan Vol. 5 yang langsung bikin saya jatuh hati, apalagi setelah tau bahwa seorang Punks bisa menulis musik pop sesuai dengan konotasi yang baik. Kalo kamu sudah mendengar Vol. 6, arti nya kamu paham bahwa Tiok akan selalu menjaga hal-hal seperti itu di setiap volume kompilasi ini, mungkin sampai volume 100 Strawberry Punks. semoga! Disanorak forever.





4. Candy Kisses - Truth We Avoided
























Alip pernah ngobrol sama saya via DM, suatu hari. Katanya ada dua band baru yang muncul dari kolektif Forfun yang ia jalani bersama teman-teman nya di Depok. satu noisepop dan satu lagi kata nya pure twee, ia menggaransi bahwa saya akan suka katanya. Saya hanya menebak-nebak, mungkin Candy Kisses adalah salah satu dari dua band yang ia maksud. 

Kalau memang benar, berarti Alip tak membual perihal garansi yang ia berikan pada saya tempo hari. Truth We Avoided is the perfect pop, reminds me of Go Sailor. love you Alip dkk.


4 rilisan yang bagus nya minta ampun, dalam 1 hari agak berlebihan sebetulnya. Tapi buat maniak pop jelas salah satu hari paling menyenangkan. Satu hal yang pasti, 2026 masih panjang. Saya yakin akan ada banyak rilisan pop dari scene lokal yang sama bagus nya bahkan lebih bagus, we'll see....

Happy New Year!!!! Up the punks..... 

No comments:

Post a Comment