Monday, January 26, 2026

The Wellington - Fading Out EP, Guerilla Records 2026 (Review)

 













Butuh waktu agak lama untuk saya benar-benar merasa klik dengan The Wellington. Sejak pertama kali saya mendengarkan split single mereka "Maydear/Someone Knock On My Door" dengan Sharesprings yang luar biasa bagus nya di rilis Heyho records (long time ago) jujur saya tak pernah menaruh atensi lebih terhadap mereka. Mungkin itu adalah salah satu hal paling bodoh yang pernah saya lakukan, saya menyesali nya sampai sekarang dan berhutang maaf pada mereka. Namun beberapa tahun kebelakang saya mulai tersadar dan mendengarkan "Unlover" secara utuh dan mendalam. Sejak saat itu saya enggan menoleh balik, saya mulai rutin mengikuti perkembangan mereka dan mendengarkan semua materi mereka yang belum pernah saya dengarkan sebelumnya. Agak telat memang karena The Wellington adalah salah satu band yang sudah lama malang melintang di scene lokal dan saya baru mulai menaruh perhatian lebih pada mereka beberapa tahun terakhir; shame me!. Tapi saya merasa senang, pada akhirnya saya menemukan perasaan dan antusiasme yang membuat saya sadar akan alasan kenapa saya mencintai semua hal ini sampai sekarang dan selamanya.


"Fading Out" seperti menampar saya dan semua kebodohan yang saya lakukan di masa lalu karena tidak terlalu peduli pada musik mereka. 4 track pada EP ini benar-benar mebuat saya mengerenyitkan dahi dan bergumam dalam hati menyesali semua perbuatan saya tersebut. Dengan menempatkan "Damai" sebagai nomor pembuka seharusnya sudah cukup menyadarkan siapapun yang mendengarkan EP ini mengerti, bahwa menulis lirik dalam Bahasa itu cukup sulit, apalagi untuk di eksekusi sebaik yang The Wellington lakukan di nomor ini. Mereka sukses membuat saya merasa "Damai" di tengah semua kebanalan realita hidup akhir-akhir ini. 

"Endless Time" cukup sentimentil, dengan balutan aransemen musik jangly, membuat siapapun yang mendengarnya sadar bahwa memang ada beberapa hal yang layak untuk selalu kamu syukuri apapun keadaan nya sebelum terlambat dan kita semua kehabisan waktu. "Fading Out" mungkin menjadi track favorit saya di EP ini, semua aspek pada lagu ini benar-benar sempurna, dengan latar vokal yang perempuan yang membuat nya semakin paripurna sebagai sebuah lagu. "Painted Room" buat saya adalah lagu paling personal di EP ini secara lirik, entah di tulis setelah atau sebelum kepergian bassist mereka Kocu tapi satu hal yang pasti lagu ini cukup jelas menggambarkan bahwa kehilangan memang terasa menyakitkan dan kita semua hanya selalu berharap pasca kehilangan kenangan nya akan selalu ada di dalam hidup kita sampai kapan pun.


Secara keseluruhan album ini sangat layak mendapatkan perhatian lebih dari kamu, teman kamu, dan orang banyak. Selamat The Wellington atas di rilis EP terbarunya, saya mulai optimis bahwa tahun 2026 memang tahun yang menyenangkan untuk di lalui karena banyak rilisan band-band lokal yang bagus nya luar biasa. Meski kita semua sadar bahwa realitas nya 2026 adalah tahun penuh carut marut dan terbrengsek yang pernah ada. Tapi, hal seperti ini lah yang membuat kita semua merasa lebih hidup? Di samping semua hal-hal buruk akan selalu ada hal baik yang datang bersamaan, dan "Fading Out" adalah salah satu dari banyak hal tersebut.


RIP KOCU, thank you for the music! 💙



listen here: The Wellington - Fading Out EP





No comments:

Post a Comment